Kontak Perkasa | Viral, Video Konvoi Moge hingga Buat Seorang Perempuan Terperosok

Viral, Video Konvoi Moge hingga Buat Seorang Perempuan Terperosok

Kontak Perkasa - Video aksi konvoi pengendara motor gede ( moge) viral di media sosial setelah dibagikan pemilik akun Facebook Arjuna Azka pada Sabtu (21/7/2018).
Peristiwa yang terjadi di kawasan Jalan Jatinom, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, tersebut mengakibatkan seorang perempuan pengendara sepeda motor yang merupakan perempuan terjatuh di kebun jagung.

Pengendara sepeda motor itu terjatuh diduga setelah dipepet oleh rombongan moge yang melintas. Tidak hanya di situ saja, konvoi para pengendara moge tersebut juga menghantam kaca spion truk yang mereka dahului.

Bahkan, beberapa pengendara moge ada yang merentangkan tangan kirinya tepat di depan truk yang telah mereka dahului tersebut.

Kasatlantas Polres Klaten, AKP Adityawarman Gautama Putra, membenarkan adanya konvoi pengendara moge yang melintas di wilayah Klaten.

Para pengendara moge tersebut berjalan dari arah Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menuju Semarang, Jawa Tengah.

"Itu (konvoi pengendara moge) memang terjadinya di wilayah kami, wilayah Klaten," kata Aditya saat dikonfirmasi, Senin (23/7/2018).

Baca juga : KPF: Bisnis Investasi Masih Menarik pada 2018

Polisi, lanjut dia, masih mencari tahu petugas yang melakukan pengawalan aksi tersebut.

Aditya mengaku, pihaknya tidak menerima perintah untuk melakukan pengawalan dan baru mengetahui banyak pengendara moge yang melintas di wilayah Klaten keesokan paginya.

"Kami masih mencari tahu petugas yang melakukan pengawalan itu dari Polres mana. Soalnya tidak melalui koordinasi dengan kami," ungkap dia.

Biasanya, lanjut Aditya, setiap ada permintaan permohonan pengawalan, mereka akan melihat terlebih dahulu kebutuhan pengawalan tersebut karena dalam UU tentang Lalu Lintas disebutkan bahwa pengawalan diperbolehkan untuk berbagai kegiatan, mulai dari kegiatan sepeda, sepeda motor maupun mobil demi menjaga ketertiban di jalan.

"Setelah mendengar dan melihat rekaman video itu, kami ingin mencari tahu posisi ibu yang jatuh ke kebun jagung, itu di mana. Dan kedua, mencari tahu petugas yang melakukan pengawalan itu dari mana, itu yang membuat kami bingung," ujar dia.

"Karena yang pasti, kalau dari anggota kami (Polres Klaten), sesuai dengan perintah dan kebijakan, kami tidak akan memberangkatkan tanpa ada surat perintah. Setelah kami cek tidak ada anggota kami yang ikut mengawal kegiatan itu," tambah dia.

Sementara itu, Ginda Ferachtriawan, seorang penggemar moge, mengungkapkan, selama ini setiap melakukan konvoi pengendara moge selalu mengutamakan ketertiban dan keselamatan berlalu lintas.

"Selama ini kami tetap mengutamakan ketertiban dan keselamatan berlalu lintas," tutur dia.

Baca juga : Ini Investasi yang menarik di Tahun Politik

Terkait aksi yang terjadi di Klaten, pria yang juga menjabat sebagai Wakil Presiden Pasoepati Solo itu menambahkan, jika memang dalam konvoi itu mengganggu ketertiban dan membuat pengguna jalan melintas terganggu, maka harus dilakukan instropeksi dan evaluasi terkait kegiatan tersebut.

"Iya, kalau sudah seperti itu harus instropeksi. Jangan sampai kegiatan itu mengganggu ketertiban dan keselamatan dalam berlalu lintas," ungkap Ginda.