Bom High Explosive Milik Kelompok Bekasi di Ngawi Dimusnahkan


Kontak Perkasa - Bom berdaya ledak tinggi milik teroris Bekasi yang ditemukan di Ngawi, Jawa Timur diledakan. Bom seberat 1,3 kg itu berjenis triaceton triperoxide (TATP) diputuskan untuk diledakan karena terlalu berisiko jika dibawa ke Jakarta.

Bom diledakan di Markas Komando Detasemen C Pelopor Satuan Brimob Polda Jawa Timur di Kota Madiun.

"Yang diledakkan adalah bahan bom yang sudah siap menjadi bom berdaya ledakan tinggi," kata Kepala Detasemen C Pelopor Brimob Polda Jatim Ajun Komisaris Besar Ary Nyoto Setiawan di Madiun, Senin (12/12) seperti diberitakan Antara.
Lihat juga:
Polisi Tangkap Perakit Bom Bekasi di Ngawi
Semula bom tersebut akan dibawa ke Jakarta. Namun ternyata, bom tersebut sangat sensitif terhadap gesekan, suhu tinggi dan sangat rentan.

Karena itulah diputuskan bom untuk diledekan setelah identifikasi dilakukan.

Bom yang diledakan itu adalah komponen inti. Oleh perakitnya tinggal dibungkus dengan ditambahi bahan berbahay lain seperti paku dan gotri. Jika meledak, bom tersebut diperkirakan punya daya rusak hingga radius 300 meter.

Bom tersebut diamankan saat penangkapan terduga teroris KF di Dusun Gebang, Desa Walikukun, Kecamatan Widodaren, Ngawi. Penangkapan terhadap Khafid merupakan pengambangan kelompok Bekasi.

Selain bom tersebut, penyidik juga mengamankan bahan-bahan kimia yang diduga digunakan untuk merakit bom.

Ary nyoto mengatakan, terdapat 24 jenis barang yang disita polisi. Di antaranya adalah pupuk jenis Urea, asam nitrat, dan gula pasir.

"Barang-barang tersebut ditemukan terpencar di berbagai ruangan rumah orang tua terduga teroris KF. Ada yang di kamar tidur, di dapur, dan lainnya," kata dia.

Sementara, Kepala Unit Penjinak Bom Detasemen Gegana Brimob Polda Jatim, Inspektur Satu Girindra Wardana mengatakan, bahan bom yang diledakkan tersebut memiliki karakter yang sama dengan bom yang diamankan di Surabaya dan Mojokerto beberapa waktu lalu. cnnindonesia.com