Kontak Perkasa | Ini Kabar Terkini Proyek Kereta Cepat JKT-BDG

Ini Kabar Terkini Proyek Kereta Cepat JKT-BDG


Kontak Perkasa - Proyek kereta cepat Jakarta-Bandung lama tak terdengar. Sejak groundbreaking pada Januari 2016, perkembangan proyek ini kerap simpang siur di masyarakat.

Direktur Utama PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) Chandra Dwiputra menyampaikan proyek ini memang menemui kendala di awal pembangunan. Ketersediaan lahan membuat pekerjaan pada proyek ini terhambat.

"Pembebasan lahan kita diharuskan tersedia dulu 53% baru dimulai. Lahan yang belum tersedia membuat cargo yang kerja belum bisa mulai," katanya saat berkunjung ke markas detikcom di Gedung Trans Media, Jakarta, Selasa (30/10/2018).

Chandra memaparkan, proses konstruksi baru dimulai pada pertengahan tahun ini setelah pendanaan dari China mulai cair. Saat ini progres konstruksi sudah mencapai 3,2% dengan ketersediaan lahan 80%.

Baca juga : Bitcoin 'Bikin Sakit', Lebih Baik Pilih Emas

Sebanyak 7 dari 13 tunnel atau terowongan yang ada pada sepanjang jalur kereta cepat Jakarta-Bandung sudah dimulai. Termasuk pengerjaan terowongan sepanjang 4,4 km di daerah Purwakarta.

Sedang berlangsung pula persiapan pengerjaan secondary lining pada crown side dan wall side di Walini. Galiannya sudah sedalam 143 meter.

Untuk mendukung pekerjaan proyek, tiga casting yard (tempat fabrikasi) dan tiga batching plant atau tempat memproduksi beton sudah dioperasikan. Nantinya akan ada 26 batching plant dan 4 casting yard di sepanjang lokasi proyek.

Total nilai investasi proyek ini mencapai US$ 6,07 miliar atau Rp 91 triliun. Proyek ini ditargetkan selesai dalam tiga tahun ke depan, terhitung mulai Juni 2018 (36 bulan kalender kerja).