Kontak Perkasa | Lokasi Surat Suara Tercoblos di Malaysia Dipasangi Garis Polisi

Lokasi Surat Suara Tercoblos di Malaysia Dipasangi Garis Polisi

Kontak Perkasa - Polis Diraja Malaysia (PDRM) turun tangan ke lokasi ditemukannya surat suara Pemilu 2019 yang tercoblos di Selangor. Lokasi tersebut kini sudah dipasangi garis polisi.

Seperti dilansir Antara, Jumat (12/4/2019), PDRM Kajang awalnya menyiapkan truk untuk mengangkut surat suara, yang sudah diparkir di depan ruko. Namun kemudian diurungkan hingga perkembangan lebih lanjut.

Sejumlah polisi berpakaian hitam, yang beberapa di antaranya membawa senjata laras panjang, kemudian meminta perwakilan relawan Prabowo-Sandi (PADI) dan relawan PKS Malaysia naik ke ruko lantai 2 tempat penyimpanan surat suara untuk memastikan tempat tersebut.

Sementara itu, penghuni ruko, yang terdiri atas sepasang keluarga dan anak kecil, keluar meninggalkan tempat tersebut. Di tempat tersebut diduga ditemukan 158 kantong surat suara capres dan cawapres serta surat suara DPR RI yang sebagian di antaranya sudah dicoblos. Selain itu, relawan dan Panwaslu Kuala Lumpur juga menemukan surat suara di Sungai Lekas Bangi sebanyak 97 kantong.

"Di atas tadi ada karung-karung hitam dan amplop surat suara. Saya tidak menghitung. Tadi di atas cuma diminta cek di atas ada orang atau tidak. Memang sudah tidak ada orang di dalam," ujar seorang relawan PADI (Prabowo-Sandi) Malaysia yang enggan disebut namanya.

Sementara itu, relawan PKS Malaysia, Haji Marjudin, mengatakan pihaknya sudah melakukan pengecekan ke lokasi surat suara di lantai 2 dan tidak menemukan sesuatu selain kantong surat suara.

Baca Juga : Bitcoin 'Bikin Sakit', Lebih Baik Pilih Emas

"Saya tahu dari info di WhatsApp. Setelah itu, kami mengirimkan relawan ke Bangi dan Kajang ini. Kami berharap tidak ada kecurangan dan pemilu bisa dilakukan dengan puas hati," kata Marjudin.

Terkait kasus ini, Bawaslu bersama komisioner KPU mengecek langsung surat suara tercoblos di Malaysia hari ini. Bawaslu akan mengecek temuan kantong plastik berisi surat suara tercoblos di dua lokasi di Malaysia.

Di Malaysia, Bawaslu dan KPU akan mengklarifikasi langsung kepada Panitia Pemilihan Luar Negeri (PPLN) Kuala Lumpur. Temuan surat suara tercoblos sebelumnya diadukan ke Panwaslu oleh relawan PADI.