Bayar Utang Pemerintah, Cadangan Devisa RI Tinggal US$137,1 M

Harga Emas Antam Hari Ini 16 Maret, Naik ke Rp927 Ribu

 Harga Emas Antam Hari Ini 16 Maret, Naik ke Rp927 Ribu


Kontak Perkasa Futures - Harga emas PT Aneka Tambang (Persero) Tbk alias Antam berada di level Rp927 ribu per gram pada Selasa (16/3). Posisi tersebut menguat Rp3.000 dibandingkan harga sebelumnya sebesar Rp924 ribu per gram pada Senin (15/3).

Serupa, harga pembelian kembali (buyback) naik Rp5.000 dari Rp796 ribu menjadi Rp801 per gram.

Berdasarkan data Antam, harga jual emas berukuran 0,5 gram senilai Rp513 ribu, 2 gram Rp1,79 juta, 3 gram Rp2,66 juta, 5 gram Rp4,41 juta, 10 gram Rp8,76 juta, 25 gram Rp21,78 juta, dan 50 gram Rp43,49 juta. Kemudian, harga emas berukuran 100 gram senilai Rp86,91 juta, 250 gram Rp217,05 juta, 500 gram Rp433,82 juta, dan 1 kilogram Rp867,6 juta.

Harga jual emas tersebut sudah termasuk Pajak Penghasilan (PPh) 22 atas emas batangan sebesar 0,45 persen bagi pemegang Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP). Bagi pembeli yang tidak menyertakan NPWP memperoleh potongan pajak lebih tinggi sebesar 0,9 persen.

Sementara harga emas di perdagangan internasional berdasarkan acuan pasar Commodity Exchange COMEX menguat 0,11 persen ke level US$1.731 per troy ons. Sementara itu, harga emas di perdagangan spot naik 0,06 persen ke US$1.732 per troy ons pada pagi ini.

Direktur PT Solid Gold Berjangka Dikki Soetopo mengatakan harga emas berpeluang menguat karena pasar mengantisipasi inflasi yang tinggi akibat kebijakan makro yang akomodatif. Seperti diketahui, pemerintah AS telah mengesahkan stimulus fiskal senilai US$1,9 triliun, termasuk di antaranya bantuan langsung tunai (BLT) senilai US$1.400 ke warga AS.

"Dengan ditandatanganinya stimulus ini, harga emas di arena spot perlahan menanjak bahkan harga emas sempat menanjak 2 persen lebih pada perdagangan pekan lalu," katanya kepada CNNIndonesia.com.

Namun, penguatan emas tertahan perhatian pasar pada pertemuan bank sentral AS, Federal Reserve (The Fed) yang berlangsung pada 16-17 Maret. Ia memprediksi The Fed merevisi naik proyeksi pertumbuhan ekonomi utamanya setelah pemerintah AS mengucurkan stimulus fiskal jumbo.

Baca Juga : Menengok prospek bisnis investasi di tahun politik

"The Fed diprediksi lebih optimistis akan prospek ekonomi dan menaikkan target pertumbuhan ekonomi 2021," tuturnya.

Ia meramal harga logam mulia hari ini bergerak di rentang US$1.700 hingga US$1741 per troy ons.